Konsep Dasar PAUD

downloadPendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah pendidikan yang memberikan pengasuhan, perawatan, dan pelayanan kepada anak Usial Lahir sampai 6 tahun. Pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki sekolah dasar dan kehidupan tahap berikutnya.

Anak adalah manusia kecil yang memiliki potensi yang masih harus dikembangkan. Ia memiliki karakteristik  yang  khas dan  tidak sama dengan orang dewasa serta akan berkembang menjadi manusia dewasa seutuhnya. Dalam hal ini anak merupakan seorang manusia atau individu yang memiliki pola perkembangan dan kebutuhan tertentu yang berbeda dengan orang dewasa. Anak memiliki berbagai macam potensi yang harus dikembangkan. Meskipun pada umumnya anak memiliki pola perkembangan yang sama, tetapi ritme perkembangannya akan berbeda satu sama lainnya karena pada dasarnya anak bersifat individual.

Konsep Dasar PAUD adalah mata kuliah wajib dalam Pendidikan Anak Usia Dini. Dalam perkuliahan ini akan membahas tentang garis besar PAUD, hakikat, pengertian, fungsi, sejarah, teori-teori, perkembangan anak usia dini, hakikat belajar anak usia dini, pembelajaran anak usia dini, kelembagaan, pendidikan inklusi, kecerdasan majemuk, problem pengembangan AUD.

Daftar Referensi yang bisa digunakan

  • Getstwicki, Carol. 2007. Developmentally Appropriate Practice. Curriculum and Development In Early Education. Canada : Thomson Delmar Learning.
  • Santoso, Soegeng.(2000). Problematika Pendidikan dan Cara Pemecahannya. Jakarta : Kreasi Pena Gading.
  • Suryanto, Slamet.(2005) Dasar-Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta : Hikayat Publishing
  • Yuliani Nurani Sujiono. (2009). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini,. Jakarta : PT Indeks

LAMPIRAN

  1. Materi Kuliah dasar dasar PAUD 1-6
  2. Materi Kuliah dasar-dasar PAUD pertemuan 7- End

Kak Sidik Hibur Peserta Lomba Ayo Sarapan Sehat

IMG_20170416_111847

Wonogiri, 16 April 2017. Pendopo Kabupaten Wonogiri tampak berbeda dengan hari Minggu biasanya. Mungkin setiap Minggu tempat tersebut sepi karena aktivitas perkantoran yang libur. Namun kali ini tampak ramai oleh kumpulan anak-anak dan orangtua yang memadati gedung sejak pagi. Para orangtua sedang mendampingi putra putrinya untuk mengikuti lomba mewarnai dan lomba menghias roti. Mereka  berusia 4-10 tahun berkompetisi untuk memperebutkan juara utama dalam lomba yang bertemakan Ayo Sarapan sehat. Lomba tersebut merupakan roadshow yang diselenggarakan di Solo Raya yang meliputi 7 kota yaitu Kota Solo, Wonogiri, Sukoharjo, Karanganyar,  Boyolali, Sragen, dan Klaten.

Wonogiri adalah kota yang kedua yang diselenggarakan dengan antusiasme peserta yang cukup banyak. Mereka datang secara kolektif yang sengaja diikutkan oleh gurunya setingkat PAUD dan sekolah dasar. Disatu sisi anak dimotivasi untuk dapat meraih juara, namun namun asumsi lain bahwa kegiatan tersebut dapat melatih anak untuk mengasah kreativitasnya. Selain itu dari kegiatan tersebut sebagai ajang untuk memperkenalkan pentingnya sarapan sehat bagi anak-anak. Hal tersebut telah diperkuat oleh Mira Wulandari selaku penyelenggara yang menyampaikan bahwa acara tersebut memiliki dua tujuan.  Pertama, mengedukasi para siswa untuk mengetahui pentingnya sarapan pagi. Kedua, meningkatkan kreativitas siswa dalam ajang mewarnai dan membuat sarapan yang sehat berbahan roti.

Acara berjalan lancar mulai pukul 09.00 sampai 12.00 WIB. Rangkaian acara selain lomba juga ada hiburan dongeng dari Kak Sidik Nuryanto. Beliau adalah perwakilan dari Istana Dongeng Nusantara yang sengaja digandeng panitia untuk memberikan cerita motivasi bagi anak-anak. Dalam dongengnnya Kak sidik mengambil judul “Alfa bukan anak yang bodoh”. Menceritakan tentang kisahnya Thomas Alfa Edison yang dahulu dikeluarkan dari sekolahnya karena kebanyakan tanya dan dikira bodoh oleh gurunya. Dia ditolak oleh beberapa sekolahan karena kekritisannya untuk tahu suatu hal. Padahal indikator banyak tanya adalah anak yang cerdas dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Pernyataan demikian benar adanya, karena meskipun ia belajar hanya dengan orangtunya namun bercita-cita ingin membuat lampu. Awalnya cita-cita Alfa sempat diragukan oleh teman-temannya karena dia dikira bodoh. Berkat belajar yang serius dan usaha yang sungguh-sungguh akhirnya Alfa dapat mewujudkan impiannya untuk membuat lampu. Sehingga saat ini kita dapat merasakan buah karya dari Thomas Alfa edison yang mana ketika malam tidak kegelapan.

 Anak-anak selama mengikuti sajian dongeng dari Kak Sidik cukup tenang. Mereka dengan serius memperhatikan ceritanya sambil dalam hatinya berharap menjadi juara lomba, karena penjurian diumumkan setalah dongeng selesai. Penyajian dongeng Kak Sidik tidak berfokus pada cerita saja namun mengkolaborasikan dengan hiburan. Seperti halnya penggunaan nyanyian, tepuk, yel-yel motivasi maupun variasi suara yang membuat anak-anak tertawa lepas. Makanya durasi 30 menit mendongeng dapat dinikmati anak-anak dengan tertib dan kondusif.

Koran: http://harianwonogiri.com/kak-sidik-hibur-peserta-lomba-ayo-sarapan-sehat/

TRAUMA HEALING KORBAN LONGSONG BANARAN, PONOROGO

IMG20170408082832Kegiatan ini digelar selama dua hari yang mana pada tanggal Sabtu, 8 April 2017 digandeng oleh Baitul Mall Hidayatullah Surakarta. Sedangkan Hari ahad 9 April 2017 bersama Madiun Mengajar. Satu pekan yang lalu tepatnya tanggal 1 April 2017 anak_anak menjadi saksi bencana alam yg telah menghilangkan harta, mainan, rumah, bahkan keluarganya. Tanah longsong begitu dahsyat menenggelamkan rumah serta harta benda mereka. Kejadian berlangsung selama tidak lebih dari 5 detik namun 28 nyawa meninggal akibat runtuhnya tanah yang ada di atas perumahan mereka.

Pada hari pertama, sabtu 8 April kak Sidik berkesempatan untuk menghibur anak-anak baik korban maupun yang terkena dampak bencana. Kegiatan dipusatkan di SD Banaran yang mana aktivitas sekolah tetap berjalan, sehingga mempermudah untuk mengumpulkan anak. Mengingat hari tersebut masih proses evakuasi pencarian korban sehingga masih banyak relawan maupun warga yang berkunjung ke Lokasi. Lokasi bencana memang saat itu berubah menjadi ramai oleh warga sehingga akses untuk mencari para korban sangatlah susah. Korban tidak difokuskan di satu titik pengungsian, namun mereka inisiatif sendiri untuk ikut terhadap keluarganya yang selamat.

Kesempatan itu jumlah anak yang terkumpul sekitar 100 an anak dari kelas 1 hingga kelas 6. Kak sidik seperti biasa menyampaikan dongeng dengan judul pentingnya belajar dan usaha keras. Dalam penyampaiannya saya memotivasi mereka tentang pentingnya usaha yang keras untuk mencapai cita-citanya. Dukungan lain selain dongeng, saya menggunakan tepuk, yel-yel maupun nyanyian yang tujuannya untuk memunculkan tawa canda dari mereka. Supaya mereka tidak terbebani lagi dengan musibah yang selama ini menimpa diri dan keluargnya.

Pada hari kedua Ahad 9 April 2017, Kegiatan masih sama yaitu trauma healing korban bencana longsor Banaran, Pulung, Ponorogo. Mengembalikan keceriaan mereka supaya bangkit, tetap semangat menatap masa depan dan mau berangkat sekolah lagi. Kali ini pesertanya lebih sedikit mengingat posisi anak yang terpencar dan hari ahad, sehingga banyak komunitas yang berdatangan dengan kegiatan serupa. Ada anak yang namanya Talita, Vida, wida, wawa, zaki, alif, dan adiknya. Menjajaki apa yang mereka cita_citakan. Serta memberinya motivasi bahwa ketika dekat dengan Allah dengan penuh semangat ikhtiar, berdoa, dan tawakal pasti ada jalan.

Link video: https://www.instagram.com/p/BSw4iQRhAzQ/?taken-by=madiunmengajar

 

Bimbingan Konseling AUD

resize_91414bukupeganganbimbingankonselinguntukpaudMata kuliah Bimbingan dan Konseling  ini mempelajari tentang penyelenggaraan layanan Bimbingan dan Konseling untuk Anak Usia Dini. Mata kuliah memberikan pemahaman bagaimana menyelesaikan masalah yang dihadapi anak agar anak dapat mengoptimalkan kemampuannya. Mata kuliah ini iga membentu orag tua untuk mengetahui problem yang dihadapi anak. Adapun setelah menyelesaikan perkuliahan mahasiswa diharapkan : (1) Mampu memahami pentingnya BK di AUD. (2) Mampu memberikan Layanan BK untuk AUD. (3) Mampu merencanakan, melaksanakan dan mengasesment layanan BK untuk AUD. (4) Mampu menangangi kasus BK di AUD.

Berikut ini lampiran yang bisa di unduh

  1. Materi Kuliah Pertemuan pertemuan 1-6