Peran Mahasiswa PG PAUD Dalam Mendukung Gerakan Indonesia Mendongeng

Diterbitkan dalam jurnal INDRIA PG PAUD Unmuh Ponorogo

Mendongeng merupakan salah satu metode pembelajaran tertua yang pernah ada. Keberadaannya cukup efektif dalam menumbuhkan nilai maupun karakter kepada anak didik. Mengingat keberhasilan dongeng tersebut maka muncullah gerakan Indonesia Mendongeng. Sebuah gerakan yang ingin membumikan kembali dongeng di Nusantara. Dalam pelaksanaannya tentu membutuhkan peran serta dari beberapa pihak. Salah satu pihak yang dapat diajak adalah mahasiswa PG-PAUD yang mana mereka nantinya akan menjadi guru PAUD dan dituntut untuk bisa mendongeng. Pelibatan mahasiswa dengan beberapa pertimbangan bahwa mereka memiliki idealisme yang kuat, semangat juang yang tinggi, jaringan relasi yang banyak, serta tanggung jawab dan peduli. Peran serta mahasiswa dalam mendukung gerakan Indonesia mendongeng di antaranya dengan mengadakan seminar/ pelatihan/ workshop dongeng, membangun komunitas pencinta dongeng, serta mengadakan lomba dongeng semua kalangan

Keywords:Role of Students, PG-PAUD, Storytelling, Indonesia Storytelling

Download artikel disini

Peningkatan Nilai-Nilai Karakter Dengan Metode Mendongeng CAS CIS CUS Di BA Aisyiyah Kaponan 2 Ponorogo

Diterbitkan dalam jurnal Nonformal Education UNNES semarang

Tujuan penelitian ini adalah melihat pelaksanaan mendongeng CAS CIS CUS dan peningkatan nilai karakter di BA ‘Aisyiyah Kaponan 2 Ponorogo. Penelitian ini dilaksanakan dengan subjek sejumlah 18 peserta didik. Metode penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas. Prosedurnya meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Sumber data berupa informan, tempat dan peristiwa, dokumen dan arsip. Metode pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji validitas data yang digunakan dengan teknik triangulasi. Data dianalisis dengan menggunakan model deskriptif komparatif.       Hasilnya pada kegiatan mendongeng dibagi menjadi 3 tahapan yaitu CAS CIS CUS. CAS (Cipta Aksi Super) sebagai sarana untuk membuka dongeng, CIS (Cipta Inspirasi Super) sebagai inti dari pelaksanaan dongeng, dan CUS (Cipta Usulan Super) sebagai penutup dongeng. Pada pra siklus nilai karakter kecintaan terhadap Tuhan yang mulanya 68,8% pada siklus I menjadi 75%, dan pada siklus II 87,5%. Nilai disiplin anak pada kondisi awal 62,5% meningkat menjadi 68,8% dan akhir siklus II mencapai 93,8%. Nilai kemandirian terus meningkat dari 68,8% lalu 81,3% dan menjadi 93,8%. Nilai kerjasama bermula dari 56,3% pada siklus I menjadi 75% dan siklus II menjadi 81,3%. Tanggungjawab pada keadaan awal 56,3% berubah menjadi 68,8% serta siklus II menjadi 87,5%.

Kata Kunci: Nilai Karakter, Dongeng CAS CIS CUS, Anak Usia Dini

Download full artikel disini

Penggunaan Metode Read Aloud Untuk Mendongeng Pada Anak Usia Dini

Disampaikan dalam jurnal AUDI jurnal PG PAUD Univ. Slamet Riyadi Surkarta

Pendidikan anak usia dini diharapkan mampu memberikan pelayanan yang dapat menstimulasi perkembangan bahasa, sosial emosional, kognitif, fisik motorik, moral dan seni. Bahasa sebagai salah satu perkembangan yang penting dalam menunjang aktivitas anak seperti membaca, menulis, menceritakan gambar, maupun menyampaikan pendapat. Adapun salah satu indikator perkembangan kemampuan berbahasa adalah berkomunikasi secara lisan anak, mampu mendengarkan dan menceritakan kembali cerita secara runtut. Kegiatan tersebut dapat dilakukan sama halnya seperti mendongeng. Efektivitas dongeng untuk stimulasi perkembangan anak usia dini telah terbuktikan dalam beberapa penelitian. Berpijak pada asumsi tersebut, maka budaya mendongeng dapat ditularkan kepada anak usia dini. Dalam penyampaiannya diperlukan metode yang efektif sesuai dengan perkembangan anak. Anak usia dini khususnya Taman kanak-kanak (TK) dapat diperkenalkan dengan metode Read Aloud yang secara umum artinya membaca nyaring. Secara kompleks metode tersebut membacakan cerita/ dongeng di buku bergambar dengan suara yang nyaring, sehingga dapat membantu memfokuskan perhatian serta menimbulkan pertanyaan-pertanyaan dan merancang diskusi. Metode Read Aloud menggabungkan unsur gambar dan suara yang dipastikan menarik bagi anak sehingga mempermudah bagi guru dalam merangsang keterampilan berbicara atau berbahasa pada anak.

Kata kunci: Read Aloud, Mendongeng, Anak Usia Dini.

Full teks nya disini