Psikologi Pendidikan

psikologi-pendidikan-bab-1-10-638

Psikologi berasal dari kata dalam bahasa Yunani Psychology yang merupakan gabungan dari kata psyche dan logos. Psyche berarti jiwa dan logos berarti Ilmu. Secara harafiah psikologi berarti Ilmu Jiwa. Istilah Psyche atau jiwa masih sulit didefinisikan karena jiwa itu merupakan objek yang bersifat abstrak, sulit dilihat wujutnya, meskipun tidak dipungkiri keberadaannya. Definisi Psikologi pendidikan adalah studi yang sistematis terhadap proses dan faktor-faktor yang berhubungan dengan pendidikan. Sedangkan pendidikan adalah proses pertumbuhan yang berlangsung melalui tindakan-tindakan belajar. Dari batasan di atas terlihat adanya kaitan yang sangat kuat antara psikologi pendidikan dengan tindakan belajar. Karena itu, tidak mengherankan apabila beberapa ahli psikologi pendidikan menyebutkan bahwa lapangan utama studi psikologi pendidikan adalah soal belajar. Dengan kata lain, psikologi pendidikan memusatkan perhatian pada persoalan-persoalan yang berkenaan dengan proses dan faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan belajar.

Download Materi Kuliah Psikologi Pendidikan Pertemuan 1- 8

Materi Kuliah Psikologi Pendidikan Matematika 2017-2018 Sem. ganjil

Materi Kuliah Psikologi Pendidikan PAUD 1A 2017-2018 Sem. ganjil

Iklan

Solo BerCERITA

IMG_9146

Duta CERITA (Community Empowerment in Raising Inclucivity and Trust through Technologi Application) Solo memiliki kewajiban untuk melakukan follow up lanjutan dari kegiatan yang telah diikuti. Follow Up kegiatannya adalah sama persis seperti pelatihan atau workshop yang telah diikuti bersama The Habibie Center. Pada kesempatan ini saya melakukan kegiatan bersama Kak Dije dan Kak Winda. Kak Dije sebagai seorang fisioterapis dan relawan 3C (Chilhood Cancer Care) sebuah wadah yang mengumpulkan orang-orang untuk peduli terhadap anak penderita kangker. Sedangkan kak Winda sebagai individu yang peduli dibidang kerelawanan untuk anak disabilitas.

Kegiatan ini kami selenggarakan pada hari Sabtu, 14 Oktober 2017 di Harmet festifal Solo atau sebelah timur gedung Paragon Solo. Sebelum pelaksanaan kegiatan peserta kami buka secara online dengan cara mengisi form biodata diri dan kesediaan mengikuti acara sampai selesai. Dari data yang masuk terhitung sejumlah 75 pendaftar dari berbagai bidang perbedaan dan hingga akhirnya kami pilih 20 peserta. Memang peserta yang terpilih diharapkan memiliki perbedaan baik dari agama, suku, bahasa, pekerjaan, latar belakang dan sebagainya. Keistimewaan dari kegiatan ini adalah karena kami mendatangkan Salwa dan Wahyu yang dengan keterbatasannya namun memiliki beragam prestasi yang membanggakan.

Wahyu tuna netra namun berhasil menyabet prestasi lari dan catur tingkat internasional. Bahkan dirinya pernah diundang oleh acara televisi Kick Andi Show. Sedangkan Salwa dengan kekurangan fisiknya namun prestasinya bikin iri. Dirinya sebagai pelukis dan pemain musik dengan menggunakan kakiknya. Keistimewaannya tersebut berhasil membawa dirinya masuk dalam istana Negara dan bertemu dengan presiden Jokowi dan Istrinya. Serta yang paling membanggakan adalah saat acara kunjungan ke Istana adalah diminta untuk melukis mantan Presiden AS yaitu Joe Biden. Salwa juga sebagai atlet Paralympic untuk cabang olahraga renang.

Kegiatan ini diselenggarakan mulai dari 08.00-18.00 WIB dan berlangsung dengan meriah dan peserta pelatihan yang antusias untuk terlibat. Materi kami mulai dengan penandatanganan piagam cerita oleh semua peserta. Dilanjutkan dengan materi yang meliputi pengenalan diri, kartografi, metode diskusi (bermain peran), Tabloe hingga akhirnya membuat cerita. Acara berjalan dengan menganut system pembelajaran student centered (peserta yang aktif). Dengan harapan bahwa mereka dapat mengambil pesan dari setiap kegaiatan yang diikutinya. Dipertengahan acara kami datangkan tamu yang istimewa dengan prestasi yang bisa dibilang lebih WOW lagi. Dia adalah Sabar Gorky seorang tuna daksa dan pendaki gunung tertinggi dunia. Beliau kami minta utuk berbagi cerita tentang dirinya mulai dari hambatan, kekuatan, peluang dan hasil akhir yang membanggakan. Cerita dari Sabar Gorky kami jadikan sampel bagi peserta dalam penyusunan cerita.

Diakhir acara peserta kami minta untuk bercerita bersama pasangannya selama 2 menit. Setelah itu dari cerita yang disampaikan berpasangan diminta untuk mencari persamaannya. Adapun cerita dari peserta luar biasa dan benar-benar kejadian yang mereka alami. Ternyata mereka dalam hidupnya sebagai besar mengalami beragam masalah yang berhubungan dengan perbedaan dan keberagaman. Konflik yang terjadi mulai dari diri sendiri,bersama keluarga, maupun dalam komunitas/ kelompok. Mereka mengambil sisi positif dari masalah yang menimpa dirinya hingga mereka benar benar bisa bangkit. Selanjutnya di pengujung acara kami bersama-sama mengambil pelajaran dari pertemuan sehari ini. Peserta kami minta untuk memberikan testimoni dengan menggunakan Tablo dan berpesan kepada teman lain sebagai pengingat perjumpaan mereka

Portal Berita Yang Meliput:

https://www.solider.or.id/baca/3871-solo-bercerita-akomodasi-difabel-dalam-isu-keberagaman

Menjadi Bagian Duta Cerita Solo

DSC_2425Berita gembira ketika mendapatkan terusan informasi dari whatsapp yang isinya Habibie Center mencari duta cerita Solo. Cerita merupakan singkatan dari Community Empowerment in Raising Inclucivity and Trust through Technologi Application Awal mula kemunculan cerita ini adalah keprihatinan dari Habibie Center atas semakin kuatnya isu provokasi karena adanya perbedaan agama, suku, ras dan sebagainya. Hal yang paling mencolok adalah atas kasus pilkada Jakarta yang menyita publik dengan saling menjatuhkan satu sama lain dengan membawa isu provokasi karena perbedaan.

Duta cerita dalam tahun 2017 ini merupakan perdana yang dilakukan di 5 kota di Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Malang, Yogyakarta, dan Solo. Untuk mengikuti program duta cerita ini tidak mudah, ada beberapa tahapan seleksi dimulai dari mengisi form data diri, mengirimkan video terkait keberagaman, serta wawancara dengan team Habibie Center. Setelah mengikuti seleksi yang banyak dan penantian menunggu hasil yang lama, akhirnya berita gembira tersebut datang dengan diterimanya Kak Sidik sebagai Duta Cerita Solo Tahun 2017. Terhitung ada 25 orang yang dinyatakan lolos sebagai duta cerita Solo yang siap menerima materi selama 3 hari di Oemah Sinten daerah Mangkunegaran Solo.

Pelaksanaan pelatihan duta cerita disebut juga TOT (training for trainer) yang mana sebagai duta harus meneruskan kembali pelatihan yang pernah didapat kepada masyrakat. Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari 28 s/d 30 diisi oleh pemateri dari luar negeri yang bernama Abdurrahman dan Steeven. Kedua pemateri yang belum begitu fasih bahasa Indonesia dibantu oleh Pak Rudi dan Bu Wulan selaku penerjemah.  Dalam pelatihan yang berlangsung sejak jam 09.00 – 17.00 WIB ini memfokuskan kegiatan pada praktek dan teori. Aspek praktek lebih menonjol dengan diadakan game, diskusi, bermain peran atau strategi pemecahan masalah yang berhubungan dengan keberagaman.

Pelatihan duta cerita mempunyai tujuan untuk menghasilkan cerita yang isinya bermuatan perbedaan namun memberikan peluang kekuatan bagi pelakunya. Makanya Habibie center juga bekerja sama dengan Google dan Youtube untuk mempublikasikan hasil cerita dari duta cerita. Nantinya duta cerita diberi tugas untuk mempublikasikan video cerita ke dalam beberapa titik peta di Indonesia. Titik di peta sebagai indikator untuk melihat penyebaran cerita yang telah terpublikasikan. Habibie Center memiliki misi semua kota di Indonesia akan ada titik cerita yang telah dibuat oleh duta cerita.

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari ini sangat menyenangkan dan berkesan bagi semua perserta. Selain gratis, para peserta juga mendapatkan jamuan makanan dari pagi hingga malam yang cukup menggoyang lidah. Hal yang paling mengesankan bagi saya adalah dapat ikut serta dalam kegiatan Habibie Center. Lembaga yang cukup terkenal milik Presiden RI dengan kelebihannya pada bidang pesawat terbang. Adapun hasil akhir dari kegiatan ini adalah semua peserta duta cerita diminta untuk memberikan pelatihan yang serupa kepada oranglain. Peserta yang terlibat adalah mereka yang memiliki keberagaman dalam hal agama, pekerjaan, suku, ras dan sebagainya. Dengan adanya follow up kegiatan tersebut, maka akan dihasilkan cerita dari duta cerita di seluruh Indonesia yang muatannya menebar kebaikan dan kekuatan dalam keberagaman.

PROFIL CERITA HABIBIE CENTER

dcCerita merupakan singkatan dari Community Empowerment in Raising Inclucivity and Trust through Technologi Application Awal mula kemunculan cerita ini adalah keprihatinan dari Habibie Center atas semakin kuatnya isu provokasi karena adanya perbedaan agama, suku, ras dan sebagainya. Hal yang paling mencolok adalah atas kasus pilkada Jakarta yang menyita publik dengan saling menjatuhkan satu sama lain dengan membawa isu provokasi karena perbedaan.

The Habibie Center mencari 30 Duta CERITA di setiap kota untuk menjadi trainer. CERITA adalah sebuah program untuk inklusivitas yang menggabungkan storytelling, transformasi konflik dan penggunaan aplikasi digital.

Tujuan kegiatan tersebut adalah menularkan semangat pada anak muda yang aktif, berasal dari beragam latar belakang agama, ideologi, suku, budaya, golongan untuk belajar berdialog bersama, berbagi cerita tentang perbedaan dan menyebarkan virus toleransi lewat Program One Day Workshop

  1. Berusia 17-30 tahun
  2. Tertarik pada isu keberagaman, transformasi konflik & cara bercerita yang baik
  3. Komunikatif & Energik
  4. Aktif organisasi/komunitas
  5. Memiliki jaringan yang luas

Sebelum terpilih menjadi duta cerita ada syarat untuk membuat video alasan ingin tergabung menjadi duta cerita. Berikut ini videonya

Kelas Inspirasi #5 Ponorogo

21992928_1815690401778608_4357594474587375425_o

Senin, 25 September 2017 kembali menyapa anak-anak dalam gerakan kelas inspirasi nusantara. Kali ini peserta didik yang disapa adalah SD Karangpatihan 2,Pulung Kabupaten Ponorogo. Hae….hae…..hokya….! 🙂 :-:-) adalah jargon yang kita angkat untuk membangkitkan semangat anak-anak. Pada Hari tersebut dipertemukan dengan kakak relawan pengjar yang hebat yaitu kak Susi sebagai penerjemah Bahasa Jerman, kak Titin sebagai dosen , Kak Arif sebagai mekanik alat berat. Kegiatan berjalan dengan meriah dan menyenangkan saat dimulai pembukaan kelas inspirasi dengan senam baby  shark. Saat masuk kelas seperti biasa saya mengajak boneka yang bernama Mimi. Kedatangan boneka Mimi mampu menarik perhatian anak untuk mendengarkan cerita yang Kak Sidik sampaikan. Kegiatan tersebut berjalan hingga akhir acara