Kelas Inpirasi 5 Madiun

23172716_1859486474065667_8848432406233870783_n

Senin, 6 November 2017 beraksi kembali di Kelas Inspirasi. Bergerak sejenak dari rutinitas yang terkadang disibukkan dengan mahasiswa, artikel, dan tulisan. Tertuang ide untuk dapat bersenda gurau dan berbagi cerita dengan anak di sekolah dasar. Seperti halnya kebiasaan di tahun 2013 lampau yang berprofesi sebagai guru SD. Rasanya kangen dengan masa-masa dimana setiap pagi harus berangkat jam 7 pagi dan berjaga di depan gerbang untuk menyapa dan berjabat tangan dengan anak yang sholeh dan sholehan. Setiap istirahat pun guru juga tetap memantau anak selama bermain untuk memastikan mereka aman dan terhindar dari ancaman. Siangnya pun ketika pulang sekolah menunggui orangtua yang akan menjemput anaknya dan bersedia pulang paling akhir jika anak yang ternyata lupa atau tidak dijemput orangtuang

Kali ini berkesempatan di SD Bandungan 3 Kota Madiun.  Seperti halnya di Kelas Inspirasi (KI) sebelumnya tugas saya adalah berbagi cerita menyalakan lilin inspirasi kepada anak-anak. Dinyatakan lilin mungkin karena saat ini anak masih gelap dengan namanya cita-cita.  Makanya lilin dianggap sebagai harapan/ cita-cita yang besok diidamkan oleh anak negeri ini. Kesan ketika masuk di Sekolah tersebut ketika saya tanyai tentang profesi saya sebagian besar belum mengenalnya. Tetapi ketika saya analogikan seperti guru mereka sudah bias memahaminya. Terdapat sejumlah 76 siswa yang tersebar dari kelas 1 hingga 6 di sekolah dasar yang lokasinya di ujung dan aksesnya harus masuk kota Nganjuk dulu.

Di Kelas Inspirasi waktunya melebarkan jaringan dan memperbanyak silaturahmi dengan orang orang hebat. Seperti dipertemukan dengan para fasilitator yang begitu hebat, teliti dan detail dalam mengemas acara dengan konsepan yang matang. Yang berperan sebagai fasilitator ada kakak Deny, Safira,Indah Kusuma, Noor, Hafid, Lutfia, Alifa. Sedangkan di relawan pengajar dengan profesi yang beragam ada Kakak Aswindra Sebagai potografer (Surabaya), Indah kusuma sebagai corporate secretary (Madiun), Ranita Sebagai pengusaha (bandung), Deny sebagai E Ticketing (Madiun), Tiara sebagai desain Interior (Surabaya). Sedangkan untuk relawan dokumentator ada Kak Budi dari Madiun dan didukung oleh teamnya Kak Aswindra  yang jumlahnya ada 11 orang.

 

 

 

Iklan

Pendidikan Jasmani PAUD

or-2Mata kuliah pendidikan jasmani anak usia dini membahas mengenai ontologi (Siapa anak usia dini, karakteristiknya, memahami aktivitas jasmani, dan apa yang ingin dicapai melalui pendidikan jasmani). Selanjutnya, mata kuliah pendidikan jasmani anak usia dini mengkaji mengenai konsep dasar pendidikan jasmani sebagai sarana mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan AUD, mengkaji karakteristik pertumbuhan dan perkembangan jasmani AUD, menyusun program aktivitas jasmani untuk AUD, mengaplikasikan aktivitas jasmani untuk AUD, serta mampu melakukan evaluasi aktivitas jasmani AUD. Setelah menyelesaikan perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat (1) memahami konsep dasar pendidikan jasmani sebagai sarana mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan AUD, (2) memahami karakteristik pertumbuhan dan perkembangan jasmani AUD, (3) menyusun program aktivitas jasmani untuk AUD, (4) serta mampu melakukan evaluasi aktivitas jasmani AUD. Materi kulaih bisa di unduh di link bawah ini

Materi kuliah pendidikan jasmani PAUD pertemuan 1-7

 

 

 

Metode Pengembangan Motorik

Fisik Motorik Kasar

Dalam bahasa Indonesia kata “motor” dan “movement” diterjemahkan sebagai gerak atau gerakan tanpa mengandung perbedaan di dalamnya. Sesungguhnya pengertian kedua kata ini berbeda. “Movement” adalah gerak yang bersifat eksternal atau dari luar dan mudah diamati, sedangkan “motor” adalah gerak yang bersifat internal atau dari dalam, konstan dan sukar diamati. Gerak merupakan kemampuan yang penting di dalam kehidupan sehari-hari terutama yang berhubungan dengan aktivitas jasmani.Mata kuliah metode pengembangan motorik merupakan mata kuliah wajib yang ada bagi calon pendidik PAUD. Dalam mata kuliah ini akan memuat tentang materi perkembangan motorik, keterampilan menggunkan metode motorik dan sikap dalam penggunaan metode motorik. Materi perkuliahan dapat di download pada link dibawah ini.

Materi metode pengembangan motorik pertemuan 1-6

 

Metode Bercerita

cover buku 1

Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini secara prinsip menggunakan tiga pendekatan pokok, yaitu bermain, bernyanyi, dan bercerita. Bagi anak aktivitas bercerita bisa memiliki nilai yang banyak bagi proses belajar dan perkembangannya. Di samping itu dapat pula menciptakan suasana menyenangkan, mengundang dan merangsang proses kognisi khususnya aktivitas berimajinasi. Bercerita dapat juga mengembangkan kesiapan dasar bagi pengembangan bahasa dan membangun hubungan akrab. Bagi guru bercerita merupakan teknik yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai moral dan akhlak mulia pada anak, serta mengembangkan aspek-aspek bahasa, kognitif, fisik motorik, dan seni. Guru PAUD diharapkan memiliki keterampilan bercerita guna mengoptimalkan proses pembelajaran yang menarik, memikat, dan mengesankan. Setelah menyelesaikan perkuliahan mahasiswa diharapkan menguasai tentang (1) teori dan pentingnya bercerita, (2) membuat naskah cerita, (3) prakterk bercerita, dan (3) membuat media bercerita. Materi bisa diambil dari link dibawah ini

Materi Metode bercerita pertemuan 1-7

 

PELATIHAN MENDONGENG BERSAMA PG PAUD UNISRI SOLO

22050240_1822635774417404_7525752126415706861_n

Solo, Senin, 2 Oktober 2017. Ilmu itu akan lebih baik jika dibagikan kepada sesama. Imu tidak akan berkurang ketika kita membagikannya, namun akan semakin berkembang pahala kita. Jangan pernah takut untuk berbagi ilmu, karena dengan kita berbagi ilmu sama halnya kita telah menebar kebaikan yang besok dapat kita unduh di akhirat nanti. Ilmu yang dibagikan sebagai ilmu yang bermanfaat yang pahalanya akan terus mengalir meskipun yang empunya sudah meninggal.

Kali ini mendapat kesempatan berbagi trik mendongeng kepada mahasiswa dan mahasisiwi di PG PAUD Unisri Solo. Instansi swasta yang cukup terkenal di Solo ini mengundang kami untuk membagikan pengalaman tentang cara mendongeng yang efektif dan menyenangkan bagi anak usia dini. Hal tersebut sesuai dengan permintaan kepada program Studi Ibu Fery yang menyampaikan bahwa mendongeng saat ini perlu dimiliki bagi calon guru dan calon orangtua. Saat ini arus teknologi yang cukup pesat membuat anak didik kita lebih senang bermain gadgeg daripada mendongeng. Makanya dibutuhkan strategi mendongeng yang cukup ampuh supaya anak antusiasme dalam mendengarkan dongeng, serta tidak kalah sama smartphone

Kegiatan berjalan dengan lancer sejak mulai hingga akhir. Terbukti dari keiukutsertaan peserta dalam mempraktekkan teknik tekbik mendongeng. Mulai dari cara membuka dongeng, cara menyampaikan dongeng dan cara menutup dongeng. Seperti biasa tema dongeng yang saya angkat adalah teknik mendongeng CAS CIS CUS yang ditulis oleh Muhammaad Nasyir. Hal yang paling mengesankan dalam pelatihan ini adalah saat bermain ekspresi dan suara. Peserta sangat menikmati dan terkadang lucu dengan ekspresi yang mereka keluarkan. Ada yang masih merasa malu, takut totalitas bahkan atkut jika tidak menari dalam mendongeng. Makanya selain memberikan teknik mendongeng saya (kak Sidik) juga berbagi tips untuk mau mendongeng yang salah satunya adalah praktek. Dongeng itu bukan teori namun praktek dan aksi.